Penyebab Linkaja Forbidden Susah Diakses Saat Ini

Baru-baru ini Linkaja, sebagai salah satu aplikasi Fintech yang dimana aplikasi tersebut dari BUMN telah mengalami susah diakses dan terkadang kode OTP SMS yang dikirim tidak ada dan menimbulkan pesan Forbidden.

Seperti yang diketahui Linkaja adalah aplikasi Fintech untuk uang elektronik gabungan dari Bank Mandiri (e-cash), Bank BNI (Unikqu), Bank BRI (Tbank) dan Telkom Group (TCASH dan T-money).

Namun sayangnya ketika baru pertamakali memakai dan mendownloadnya tiba-tiba mengalamai forbidden.

Kenapa Linkaja susah diakses forbidden?

Dikutip dari instagram resmi linkaja (instagram.com/linkaja).

Kepada Pelanggan Yth, Kami memohon maaf atas ketidaknyamannya. Saat ini kami sedang upgrade sistem karena jumlah pengunduhkan yang tinggi di aplikasi Linkaja.

Jangan khawatir, saldo anda tidak akan hilang. Mohon kesabarannya, kami menjamin akun anda tetap aman dan semua keluhan akan segera kami layani.

Hai, terima kasih Indonesia atas antusiasme jutaan pelanggan yang masuk hingga saat ini!

Kami masih terus memperkuat sistem dan layanan agar kamu dapat menikmati layanan @linkaja dengan lebih seru, lebih lancar, dan bebas repot!

Jangan khawatir update yang kamu lakukan akan segera terproses dan saldo milikmu akan tetap ada untuk digunakan!
Kamu dapat berkokmunikasi melalui:

  1. Info@linkaja.id
  2. Grapari
  3. Pengguna Telkomsel: 188
  4. Oeprator lainnya: 08071811811

Sumber resmi instastory: instagram.com/linkaja

Jadi pada dasarnya hal ini karena banyaknya orang yang telah mendownload dan memakai aplikasi ini.

Akibat daripada ini yang membuat SMS kode OTP tidak masuk-masuk dan terkadang akan bertuliskan forbidden.

Untuk cara mengatasinya tidak ada selain menunggu dari tim teknis LInkAja yang akan menguprade sistem dan maintance.

Dan semoga saja tidak ada saldo yang hilang ketika selesai upgrade sistem.

You May Also Like

About the Author: Joe

Nama saya Joestar, biasa dipanggil Joe. Saya menyukai hal-hal teknologi terutama pada Telepon yang saat ini terus mengalami perkembangan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *